LAPORAN KERJA PRAKTEK

LAPORAN KERJA PRAKTEK 

NAMA          : UMAM BAHARUDIN

 

NIM              : 172355201019

 

KELAS           : A

 

TEMPAT KP : UNIVERSITAS DARUL U'LUM JOMBANG

 

BAGIAN        : REPOSITORY

 

 

 

LAPORAN KP MINGGU PERTAMA

 

Assalamu'alaikumwr.wb

 

   Di sini saya akan menjelaskan tentang hasil KP saya di minggu pertama.

untuk minggu pertama ini saya diberi tugas untuk mempelajari tentang repository dan Eprints.

 

repository

Apa itu repository? pernah mendengar istilah repository? Kata ini dipakai untuk hal yang bersangkutan dengan penyimpanan, bisa untuk penggunaan manajemen data dalam sistem informasi, atau penggunaan untuk kumpulan jurnal atau karya tulis dari civitas akademik dalam suatu kampus atau universitas. Kali ini kosngosan akan membahas mengenai repositori sesuai dengan judul diatas.

Sejarah cara sederhana repository dapat diartikan sebagai media penyimpanan. Nah dalam konteks perguruan tinggi berarti repository adalah tempat dimana penyimpanan karya tulis yang dihasilkan oleh civitas akademik disimpan dan dipublikasi baik secara offline maupun online.

 

 

Tujuan dan Fungsi Pembuatan Repositori


Pentingnya infrastruktur repository dalam menopang keberadaan karya tulis ilmiah di perguruan tinggi. Semakin besar dan maju suatu perguruan tinggi, maka semakin canggih dan modern mereka dalam mengelola repositori atau media penyimpanan untuk karya tulis ilmiah.

Karena ini merupakan salah satu aset yang paling berharga dari perguruan tinggi yaitu karya tulis ilmiah dan berbagai hasil penelitian yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiswa.

Adapun tujuan pembangunan repository diantaranya sebagai berikut :

1. Memberikan serangkaian pelayanan berbagai hasil kegiatan ilmiah civitas akademik

2. Melakukan pengelolaan dan manajemen hasil kegiatan ilmiah civitas akademik

3. Melakukan penyebarluasan atau diseminasi berbagai hasil kegiatan ilmiah civitas akademik

4. Berperan sebagai infrastruktur database yang berbasis online, dan memberikan kemudahan untuk pengaksesan kepada ada berbagai pihak yang ingin mendapatkan informasi terkait mengenai hasil penelitian yang dilakukan oleh civitas akademik

5. Menyimpan database secara komulatif artinya repository akan selalu bertambah isinya dari waktu ke waktu karena merupakan kumpulan dari berbagai hasil penelitian civitas akademik sepanjang waktu

6. Berperan sebagai inovasi dan terobosan dalam membangun sarana komunikasi ilmiah yang reliabel dan sustainable dengan memberdayagunakan teknologi informasi yang ada

Adapun fungsi pengadaan repository dalam perguruan tinggi diantaranya sebagai berikut :

1. Sebagai sarana showcase atau penunjukkan hasil riset unggulan

2. Sebagai prestise yang membawa nama harum perguruan tinggi

3. Meningkatkan visibilitas penelitian dan karya tulis ilmiah

4. Sebagai fasilitas dosen dalam meningkatkan pangkat jabatan dari pengelolaan portofolio hasil penelitian



Jenis Repositori


Ketika berbicara mengenai repository secara umum maka yang bisa saya gambarkan adalah repository dalam bentuk fisik yaitu offline. Namun seiring perkembangan zaman dan teknologi informasi repository saat ini sudah bisa berbentuk non fisik yaitu online berupa database media penyimpanan.

Jadi saat ini jenis repository terdiri dari dua yaitu repository offline yang memiliki bentuk fisik seperti perpustakaan, penyimpanan buku, hasil penelitian seperti skripsi, tesis dan disertasi, jurnal dan karya tulis ilmiah lainnya.

Sementara repository online adalah repository yang berbasis penyimpanan awan (cloud) yang bisa diakses melalui portal website dengan memiliki akun berupa username dan password. Dalam repository online bentuk karya tulis ilmiah tidak lagi fisik melainkan berbentuk soft file bisa dalam ekstensi PDF atau doc.

kawan semua bisa mengakses repository online dengan lebih efektif dan efisien tanpa harus pergi ke tempat nya langsung. Tinggal menggunakan perangkat seperti smartphone atau laptop dan menggunakan jaringan internet maka kita sudah bisa melakukan searching terhadap karya tulis ilmiah yang ingin ducari.

 

Kesimpulan


Repositori sebagai tempat penyimpanan bahan-bahan digital merupakan suatu aset berharga yang dimiliki oleh lembaga perguruan tinggi. Oleh karena itu sistem keamanan yang harus dijaga secara ketat supaya tidak bocor dan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Semoga dengan membaca materi mengenai repository diatas bisa menambah pengetahuan dan referensi kawan sekalian.

Sumber : https://www.kosngosan.com/2019/08/pengertian-repository-adalah.html

 

Eprints.

 

EPrints adalah perangkat lunak opensource yang dikembangkan oleh School of Electronics and Computer Science, University of Southampton, England United Kingdom. Repository ini bisa berbentuk arsip misalnya makalah penelitian. Selain itu juga bisa digunakan untuk menyimpan gambar, data penelitian dan suara dalam bentuk digital. EPrints adalah aplikasi perpustakaan digital yang sederhana dan dapat dengan mudah dikelola. Selain itu, EPrints sudah terintegrasi dengan metadata dan mampu melakukan penelusuran advanced search serta fitur lainnya. aplikasi ini dapat dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal.

Aplikasi ini berbasis web yang digunakan untuk membangun sebuah repository karena itu membutuhkan aplikasi pendukung utama seperti Apache, MySQL, Perl dan mod_perl. Bila menggunakan OS Linux Fedora, aplikasi pendukung tambahannya (optional) adalah GDOME, file uploads (wget, tar, gunzip dan unzip), full text indexing (Ms Word, PDF, dan HTML) dan Latex tools (latex dan dvips). Sedangkan pada OS Windows aplikasi tambahannya (optinonal) menggunakan xpdf, GNU Win32 tools dan ImageMagick.

EPrints pertama kali dirilis pada tahun 2000 dengan versi 1.0 yang disponsori oleh CogPrints dan didukung oleh OAI 0.2, tetapi sekarang didukung oleh Komite Bersama Sistem Informasi (JISC), sebagai bagian dari open citation project oleh NSF. EPrints digunakan oleh banyak organisasi untuk keperluan sebuah lembaga. Software repository EPrints dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dalam penyimpanan objek digital dan metadata serta untuk mendukung berbagai layanan yang lebih luas dalam sebuah intitusi atau lembaga.

EPrints dikembangkan pada platform linux yaitu distro redhat/fedora dan debian/ubuntu. Perbedaannya, aplikasi hasil pengembangan platform Redhat/Fedora dikhususkan untuk tujuan komersial atau dengan kata lain aplikasi ini dijual ke perusahaan.  Sedangkan, aplikasi hasil pengembangan dari platform Debian/Ubuntu bisa digunakan untuk siapa saja, maksudnya disini aplikasinya boleh di download dan digunakan secara gratis. EPrints termasuk multiplatform baik pengembangan oleh Redhat/Fedora atau Debian/Ubuntu. Jadi, EPrints dapat berjalan dengan baik disemua distro Linux, Windows ataupun produk Unix lainnya.

Situs resmi aplikasi perpustakaan digital EPrints dapat diakses di http://www.eprints.org/. Pada menu exemplar, bisa dilihat sampel dari penerapan aplikasi ini seperti contoh repository penelitian, tesis, data, projek, institusi politik dan lainnya. Situs ini juga menyediakan halaman download dimana isinya tentang kronologi rilis dari versi awal sampai versi terbaru. Selain itu, ada juga dokumtasi tentang cara instal, mengelola dan informasi lainnya yang terkait dengan aplikasi ini. Bila ingin mencoba merasakan menggunakan Eprints, situs ini juga menyediakan demo. Tidak hanya itu, situs ini juga menyediakan servisdiskusitraining dan kalau ingin tahu institusi mana saja yang menggunakan aplikasi ini bisa dilihat di ROAR.

Karakteristik aplikasi perpustakaan digital EPrints adalah sebagai berikut:

1.       Berdasarkan koleksi dan hubungan antar koleksi, aplikasi ini hanya mengelompokan data objek dalam bidang tertentu misalnya tahun, subjek, divisi dan judul tetapi tidak bisa mengaitkan antara koleksi yang satu dengan koleksi yang lain kecuali menggunakan URL dalam metadata yang spesifik.

2.       Pada struktur internal dari objek digital, Entitas Dasar EPrints adalah data objek, yang merupakan rekaman yang mengandung metadata maksudnya lebih dari satu dokumen dapat dihubungkan dengan data objek. Selain itu, Setiap data objek memiliki identitas yang unik.

3.       Dalam metadata dan penyimpanan konten digital, Metadata dapat ditetapkan oleh pengguna (admin). Data objek yang mengandung metadata disimpan dalam database MySQL. Sedangkan dokumen atau konten digital disimpan dalam filesystem.

4.       Dilihat dari pencarian dan penelusuran, Pengindeksan didukung oleh metadata yaitu menggunakan database MySQL. Sedangkan, Pengindeksan teks secara lengkap didukung oleh bidang yang dipilih. Pencarian dan penelusuran bisa dilakukan dengan kombinasi kata. Selain itu, Penelusuran bisa dilakukan melalui bidang tertentu seperti judul, penulis atau subjek.

5.       Berkaitan dengan manajemen objek, pada standar tampilan web, pengguna (admin) bisa membuat atau melakukan perubahan terhadap objek. Rekaman otoritas dapat digunakan untuk membantu penyelesaian dalam bidang tertentu seperti penulis atau judul. Selain itu objek juga dapat diimpor dari file teks ke beberapa format seperti METS, DC, MODS, BibTeX, EndNote.

6.       Dilihat dari tampilan, pada tampilan web, pengguna dapat melakukan penelusuran dari pemilihan metadata seperti subjek, judul atau tanggal. Penelusuran dapat dilakukan melalui susunan pada bidang tertentu. Dalam ruang lingkup pencarian, pengguna dapat membatasi pencarian dari berdasarkan beberapa bidang.

7.       EPrints menerapkan pengaturan akses, pengguna yang sudah terdaftar dapat membuat dan melakukan perubahan pada objek. Pengguna dapat login menggunakan username dan kata sandi.

8.       Dalam sistem EPrints terdapat pengkodean karakter unicode yang mana sistem ini mendukung untuk berbagai bahasa, baik pada metadata maupun konten digital.  Eprint memberikan atribut xml pada metadata untuk menentukan bahasa yang digunakan.

9.       Aplikasi perpustakaan digital ini dalam fitur interoperabilitas memiliki sistem pendukung OAI-PMH untuk berbagi metadata antar repository.  Ekspor data objek Eprint menggunakan format METS dan MPEG-21 Digital Item Declaration Language (DIDL).

10.   Pada tingkat kustomisasi, data objek pada EPrints mengandung metadata yang ditetapkan oleh pengguna (admin). Plugins dapat ditulis pada ekspor data objek dalam format teks yang berbeda. Core API dalam Perl disediakan untuk pengembang yang ingin mengakses fungsi dasar dari aplikasi perpustakaan digital ini.

Ini adalah tampilan dari aplikasi perpustakaan digital EPrints:


untuk tampilan di atas saya memakai tampilan milik universitas darul 'ulum jombang

Kelebihan dan kekurangan pada aplikasi perpustakaan digital EPrints dibandingkan dengan aplikasi perpustakaan digital yang lain adalah sebagai berikut:

Karakteristik

DSpace

Fedora

Greenstone

Keystone

EPrints

Model objek

4

5

3

3

2

Dukungan koleksi dan relasi

4

4

5

2

1

Metadata dan penyimpanan konten digital

4

5

3

3

3

Pencarian dan penelusuran

4

3

4

2

4

Manajemen objek

4

2

2

3

4

Tampilan pengguna

4

2

4

4

4

Kontrol akses

5

4

2

2

2

Dukungan berbagai bahasa

3

3

4

4

4

Fitur interoperabilitas

5

5

4

4

5

Tingkat kustomisasi

3

5

4

5

3

ket: skor minimum 1, skor maksimum 5, semakin tinggi skor maka semakin baik

Sumber : https://donyprisma.wordpress.com/2013/05/02/eprints-aplikasi-perpustakaan-digital/

 

 

Sekian untuk laporan hasil kerja praktek  untuk minggu pertama kami. Mungkin ada kekurangan dari apa yang kami kerjakan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya

Wassallamualaikum wr.wb


Komentar